Aku mencintaimu dengan apa adanya. Dengan apa yang kurasa, yang dapat dituang dalam kata-kata. Dengan senyum yang menghiasi tiap temu, dekap yang berbicara tentang rindu.

Aku mencintaimu dengan penuh drama. Kesal dan ria yang silih berganti, dan emosi yang di luar kendali.

Aku mencintaimu dengan jiwa anak kecil. Yang takut-takut dan malu namun tak pernah menipu. Manja namun pada saatnya bisa bersikap dewasa. Yang rapuh, mudah sedih dan kecewa. Anak yang terlalu mudah melupa amarah dan salah bila dengan yang disayang.

Aku mencintaimu dengan rumitnya perasaan dan kesederhanaan tatapan. Damba yang tahu harus tapi tak mampu berhenti. Pikiran yang sudah menyerah dan bersiap untuk tikaman akhir.

Aku mencintaimu dengan kepolosan makhluk yang tak tahu tentang cinta dan keyakinan aku mengerti hati sendiri.

Aku mencintaimu dalam tulisan. Dalam gestur kecil yang kulakukan. Dalam mimpi, berharap menjelma kenyataan.

Advertisements