Sedikit lebih kekanakan suara ini terhadapmu
Sedikit lebih sendu
Menjadi manja dan merajuk
Lebih ketara saat membujuk

Sedikit lebih sering bibir kutarik
Keatas, kebawah, mengucap larik
Dalam diam
Tersirat lewat
Sedan dan senyuman

Sedikit lebih lembut mataku kala menatap
Sedikit lebih sayu
Hasil dari tertumpuknya rindu
Dan segala kata yang tertelan oleh bisu

Sedikit lebih enggan aku meninggalkan lelap
Hanya di sana hinggap
Kenangan baik mewujud
Angan
Yang bagi realita
Kelihatannya terlalu absurd

Sedikit lebih keras aku tertawa
Mencoba menghilangkan sedih dengan canda
Sedikit lebih banyak menulis
Sedikit lebih keras menuang isi hati
Memikirkan majas yang menggambarkan perasaan ini

Sedikit lebih sepi hari-hari yang kulalui
Sedikit lebih hening
Lebih banyak berpikir dalam sepi
Bertanya-tanya
Apa tentangmu yang begitu penting?

Sedikit lebih sayang tiap waktu berlalu
Sedikit lebih bingung terhadap diriku
Sedikit lebih sering bertanya pada waktu
Kapan semua dapat kembali seperti dulu?

Sedikit lebih bijak karena ini semua
Aku teringat sebuah kutipan yang kudapat saat bersekolah
“Sedikit-sedikit
Lama-lama jadi bukit”
Dan itu yang kualami sekarang

Satu perkenalan
Sedikit lebih merasakan kedekatan
Sebanyak ini kau akibatkan perubahan

Suatu hari nanti
Mungkin aku sedikit lebih membuka diri
Menceritakan padamu apa yang sebenarnya terjadi
Isi pikiran dan hati

Untuk sekarang
Aku harus masih berjuang
Memulihkan diri
Walau terbantu dengan menuliskan puisi ini

Hanya sedikit

Advertisements